Jerez – Jorge Lorenzo meraih podium teratas di MotoGP Spanyol setelah tampil luar biasa di lap-lap akhir. Laju jagoan Fiat Yamaha itu untuk meraih gelar juara diakui Dani Pedrosa tak terhentikan.

Awal balapan Lorenzo di MotoGP Barcelona sesungguhnya tak berjalan dengan baik karena dia kehilangan posisi start kedua yang didapat pada sesi kualifikasi. Pembalap Spanyol itu sempat melorot ke urutan lima.

Baru di 10 lap terakhir Lorenzo seakan dapat tenaga tambahan untuk memacu motronya dan menyusul pembalap-pembalap di depannya satu persatu. Klimaks dari semua itu tentu saja aksi menawannya saat mendahului Dani Pedrosa, yang sejak awal berhasil memimpin balapan.

Momen tersebut menjadi sangat peting karena terjadi saat race tinggal menyisakan setengah putaran saja. Mampu mempertahankan posisi terdepan, Lorenzo akhirnya menjadi jawaran di Jerez.

Terkait persaingannya dengan Lorenzo di lap-lap akhir, Pedrosa juga sudah merasakan ancaman dari rekan senegaranya itu beberapa lap sebelumnya. Dengan kecepatan yang dimiliki, Lorenzo disebut Pedrosa mustahil dihentikan.

“Di 10 lap terakhir saya melihat Lorenzo mendekat dengan lima per sepuluh (detik) lebih cepat dari (Valentino) Rossi dan saya. Saat itu saya berpikir ‘hmm, ini akan ketat…'” lanjut Pedrosa.

“Pada akhirnya dia terlalu kuat. Saya mencoba menahannya di belakang tapi itu tak mungkin,” pungkas Pedrosa seperti dikutip dari Autosports.

detiksport.com