Losail – Para pembalap berharap start MotoGP Qatar agar dimajukan lebih awal dengan alasan untuk keamanan. Hal itu dirasakan para pembalap setelah beberpa kecelakaan saat tes pekan ini.

Seri pembuka MotoGP di Losail ini memang merupakan ajang balapan malam yang digelar pukul 11 waktu setempat. Namun desakan untuk memajukan waktu start MotoGP ini mulai diungkapkan para pembalap setelah melakukan tes di Losail.

Casey Stoner mengaku bahwa kondisi trek pada waktu malam sangat berbahaya. “Itu membuat saya sedih karena banyak di antara kami mengalami kecelakaan juga di tahun sebelumnya juga,” ungkap Stoner seperti dilansir Auto Sport.

Stoner sempat terjatuh di Turn 2, serta Nicky Hayden, pembalap Tech 3 Yamaha’s Colin Edwards dan Ben Spies saat tes kemarin. Ia juga tidak dapat memastikan penyebab kecelakaan tersebut saat melaju di trek Losail.

“Sesuatu yang aneh, mungkin kelembapan yang muncul dari permukaan. Anda tidak mengalami kecelakaan saat mendorong masukan belokan, tapi saat ketika Anda sudah berada di trek lurus, ” kata pembalap Ducati ini.

Pembalap Australia ini pun mengaku kesulitan dengan kondisi tersebut. “Ini sulit untuk membawa ban yang cocok di temperatur saat itui ketika balapan. Tak ada peringatan tiba-tiba ‘bang’ dan Anda terjatuh,” ujarnya. 3

Valentino Rossi pun setuju jika start dimajukan lebih awal. Pembalap Yamaha ini yakin bahwa waktu balapan itu baik bagi penonton di Eropa. Ia juga meminta wakil keselamatan untuk mengambil tindakan sebelum balapan di gelar bulan depan.

“Menunggu hingga 11 malam tidaklah cerdas. Sangat baik jika balapan dimajukan lebih awal. kami tidak punya waktu untuk berbicara dengan yang lainnya, tapi saya akan menghubungi (Loris) Capirossi untuk melakukannya,” tegas Rossi.

Sementara Capirossi pun memberikan opsi agar balapan bisa dimajukan. “Mereka ingin balapan malam? Ok, jam 6 sudah gelap, kami dapat balapan jam 8 atau 10. TV penting, tapi kami juga harus diperhitungkan,” kata pembalap Suzuki ini.

source : detiksport.com